Iron Member
Join or Login to Multipers to get updates from Lena K.
Article Categories:
Uncategorized
Photo Album Categories:
Uncategorized
Review Categories:
Uncategorized
Recipe Categories:
Uncategorized
Product Categories:
Uncategorized



Seluk Beluk Busana Tradisional Jepang: Kimono, Yukata, Hakama

Posted at 2014-04-01 21:47:01

aa7jpg.jpg

 

Jepang salah satu negara yang memiliki pakaian tradisional yang indah dan unik, dengan warna warni yang cerah. Pakaian tradisional Negeri Sakura ini terdiri dari kimono, yukata dan hakama.

Pada Sabtu (25/3), Japan Foundation di Jakarta menyelenggarakan acara pengenalan dan demo mengenakan ketiga pakaian tradisional tersebut untuk masyarakat umum. Tak tanggung-tanggung, yang memberikan memberikan demo adalah para pakar yang didatangkan langsung dari Jepang, Sensei (instruktur) Kaisan dan Sensei Ogawasa.

Dari tampak luar, kimono, yukata dan hakama terlihat sederhana. Tapi ternyata cara mengenakannyapun agak rumit, dan ada aturannya.

 

Kimono dan Yukata

 

kim1.JPG

 

 

kim3.JPG

 

Sekilas kimono dan yukata terlihat hampir sama, seperti jubah yang menutupi seluruh tubuh. Tapi sebenarnya memiliki perbedaan. Kimono merupakan busana resmi yang dikenakan pada acara-acara resmi. Kimono terbuat dari sutera, dan bisa dikenakan pada musim apapun.

Sedangkan yukata, adalah pakaian untuk sehari-hari atau pakaian santai. Biasanya dikenakan pada musim panas. Oleh sebab itu bahannya terbuat dari katun.

 

yuk1.JPG

 

yuk2.JPG

 

Jika mengenakan kimono harus mengenakan kaos kaki yang bentukanya di bagian jarinya terpisah antara ibu jari dan keempat jari lainnya. Sedangkan saat mengenakan yukata, boleh tidak mengenakan kaos kaki.

Perbedaan lainnya adalah pada kain yang diikatkan di bagian pinggang, yang disebut obi. Obi pada kimono dilengkapi semacam bantalan di bagian belakang. Sedangkan obi pada yukata lebih sederhana, hanya diikat berbentuk pita.

Sandal (getta, terbuat dari kayu) yang dikenakan saat mengenakan kimono, juga berbeda dengan sandal saat mengenakan yukata. Sandal untuk yukata lebih lebih sederhana.

 

aa1.jpg.jpg

 yukata (kiri), kimono (kanan)

 

Hakama

Hakama adalah pakaian tradisional Jepang yang terdiri dari atasan dan bawahan yang berbentuk rok lebar yang berlipit. Pada jaman samurai dan shogun, hakama hanya dikenakan oleh kaum lelaki. Bentuk rok yang lebar bertujuan agar gerakan kaki tidak terlihat saat bertarung dengan lawannya. Sandal untuk pria yang mengenakan hakama bawahnya rata (teplek), mirip sandal jepit.

Tapi sekarang, hakama juga dkenakan oleh kaum perempuan. Pada masa kekaisaran Meiji, hakama menjadi seragam sekolah. Dan di jaman sekarang, hakama masih dikenakan biasanya dalam acara wisuda atau acara perayaan memasuki usia 20 tahun, juga acara formal seperti pernikahan. Hakama dilengkapi dengan semacam jas di bagian luar.

 

aa4.jpg.jpg

 

Kimono dan yukata terdiri dari busana lapisan dalam dan lapisan luar yang berbentuk jubah. Yang perlu diperhatikan, sisi bagian kiri harus berada di bagian atas. Kecuali saat duka cita atau pemakamam, sisi kanan berada di bagian atas.

Kimono yang lengannya panjang, umumnya digunakan untuk perempuan yang belum menikah. Namun di jaman sekarang, pakem ini kadang diabaikan. Banyak perempuan yang sudah menikah, kadang mengenakan kimono yang model lengannya panjang, dengan alasan terlihat lebih cantik dan anggun.

 

Jaga Sikap

 

aa3.jpg.jpg

bagian belakang yukata lebih sederhana, hanya berbentuk pita

 

aa5.jpg.jpg

bagian belakang kimono, lebih rumit hiasannya

 

Kimono bukan sekedar busana tradisional biasa. Pakaian ini, khususnya bagi kaum perempuan melambangkan kesederhanaan, keanggunan dan kepribadian yang menawan. Kimono yang dikenakan tidak boleh memperlihatkan lekuk-lekuk tubuh, menutup seluruh bagian dada, dan tidak boleh mengenakan perhiasan yang berlebihan dan mencolok, termasuk jam tangan. Perhiasan yang mencolok, akan merusak keindahan busana kimono itu sendiri.

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah sikap. Saat mengenakan kimono, berjalanlah dengan sikap anggun, perlahan-lahan. Saat berdiri, kaki rapat dan tangan dilipat ke depan, telapak tangan kanan di atas telapak tangan kiri. Bicara lah dengan pelan dan lemah lembut. Gak lucu kan, busananya anggun tapi gerak-gerik dan gaya bicaranya mirip comedian di Opera Van Java ….

 

aa6.jpg.jpg

kimono berlengan panjang biasanya digunakan untuk perempuan yang belum menikah

 

Kimono merupakan pakaian tradisional yang bernilai tinggi dan mahal harganya. Perawatannya pun butuh keahlian khusus. Untuk mencuci kimono, jahitannya harus didedel dan diberi bahannya diberi pewarnaan baru. Karenanya, di Jepang ada sekolah khusus untuk mempelajari seluk beluk kimono. []

Interesting
Interesting

bikin yukata mahal apalagi kimono yak

3 years ago

avizena ... iya, kimono second aja harganya bisa jutaan ....

3 years ago
Please login to comment this article.