Iron Member
Join or Login to Multipers to get updates from Lena K.
Article Categories:
Uncategorized
Photo Album Categories:
Uncategorized
Review Categories:
Uncategorized
Recipe Categories:
Uncategorized
Product Categories:
Uncategorized



Tsunami Survivor: Saya Ingin Jadi Guru dan Atlet Taekwondo

Posted at 2014-12-28 10:20:01

DSC_0333.jpg

 

Mistahul Jannah tidak akan pernah melupakan peristiwa yang dialaminya 10 tahun yang lalu, ketika gempa mengguncang Bumi Serambi Mekah, Aceh disusul kemudian dengan air bah berupa tsunami yang melululantakkan Aceh.

 

Mistahul, anak bungsu dari enam bersaudara itu, tinggal di Krueng, Aceh besar. Rumah Mistahul dan keluarganya, tidak jauh dari pantai. Ayahnya adalah seorang nelayan. Mistahul menceritakan kembali detik-detik terjadinya tsunami dan bagaimana ia selamat dari hantaman tsunami.

 

“Waktu itu, saya rencananya mau pergi bersama teman-teman. Tapi terjadi gempa. Ibu bilang saya dirumah saja. Tiba-tiba air datang. Saya berlari menyelamatkan diri, dan sempat dihantam air. Saat airnya agak surut, saya mencoba menyelamatkan diri lagi … naik ke arah gunung,” kisah Mis, panggilan Mistahul.

 

Dalam peristiwa tsunami Desember 2004 itu, Mis kehilangan ibu dan dua kakaknya. Ia kemudian tinggal bersama kakeknya. Seperti korban tsunami lainnya yang selamat, Mis juga sempat mengalami trauma. Namun seiring perjalanan waktu, Mis bisa mengatasi trauma itu dengan melanjutkan sekolah dan melakukan berbagai kegiatan yang bermanfaat.

 

Kegiatan yang ditekuni Mistahul,yang sekarang duduk di kelas 3 SMA 9 Banda Aceh, adalah olahraga taekwondo. Mis mengenal olahraga ini saat mengikuti program pengasuhan dari organisasi SOS Children’s Villages Indonesia, salah satu organisasi internasional berpusat di Austria, yang memberikan bantuan bagi korban tsunami Aceh, khususnya keluarga dan anak-anak.

 

Berkat ketekunannya berlatih, Mis sekarang menjadi atlet taekwondo binaan provinsi Aceh. Berbagai prestasi sudah diraih Mis, mulai dari tingkat daerah sampai nasional.

 

“Dari berbagai kejuaraan, saya mendapatkan lima emas, dua perak dan 1 perunggu. Saya berharap suatu saat bisa ikut kejuaraan taekwondo tingkat internasional, mewakili Indonesia,” Mistahul mengungkapkan harapannya.

 

Selain ingin menekuni olahraga taekwondo, Mistahul bercita-cita ingin menjadi guru. Sekarang, di sela-sela kesibukan sekolahnya dan berlatih taekwondo, Mistahul juga melatih taekwondo untuk junior-juniornya. “Kalau bisa saya juga ingin sampai menjadi pelatih taekwondo nantinya,” ujar Mis yang kini menyandang sabuk merah taekwondo.

 

Mistahul Jannah, adalah satu dari ribuan anak-anak Aceh yang berhasil bangkit dari kepedihan dan keterpurukan akibat tsunami, dengan mengukir prestasi. Mereka adalah pejuang-pejuang tsunami, yang dengan tegar menghanyukan duka, untuk meraih asa demi cita-cita di masa depan.

No stamp received.

No comment was found.
Please login to comment this article.